Thursday, April 19, 2012

RUP - Rational Unified Process

Definisi dan penjelasan mengenai RUP atau disebut juga rational unified process -
Rational Unified Process adalah salah satu proses perekayasaan perangkat lunak yang mencakup keseluruhan siklus hidup pengembangan perangkat lunak dengan mengumpulkan berbagai latihan terbaik yang terdapat dalam pengembagan perangkat lunak. Rational Unified Process ini menyediakan cara pendekatan untuk membagi tugas dan tanggung jawab ke kelompok atau organisasi yang akan menangani pengembangan perangkat lunak. Tujuannya adalah memastikan menghasilkan suatu perangkat lunak yang berkualitas tinggi dan sesuai dengan kebutuhan pengguna/bohir serta tepat dihasilkan pada jadwal dan biaya yang telah disepakati. Rational Unified Process merupakan suatu produk proses yang membawa sangat banyak pengetahuan, selalu terbaru, dan dalam wujud “e-coach” atau pelatih elektronok. Rational Unified Process ini didasarkan pada suatu arsitektur proses padat, dan itu mengizinkan suatu organisasi pengembangan untuk mengatur sesuai dengan kebutuhannya. Rational Unified Process menangkap banyak dari latihan terbaik di pengembangan perangkat lunak pada bentuk yang cocok untuk suatu cakupan luas dari proyek dan organisasi.
Khususnya enam latihan terbaik dibawah ini :
  • Kembangkan perangkat lunak yang iteraktif
  • Atur kebutuhan
  • Gunakan arsitektur component-based
  • Modelkan perangkat lunak secara visual
  • Verifikasikan kualitas perangkat keras secara terus menerus.
  • Kontrol perubahan yang terjadi pada perangkat lunak.
Selain enam latihan terbaik tersebut, ada tiga feature yang penting pada Rational Unified Process yang tidak boleh diabaikan, antara lain :
  • Peran dari use case dalam mengontrol aspek dalam pengembangan.
  • Penggunaannya sebagai kerangka proses yang dapat dikhususkan dan diperluaskan oleh suatu organisasi yang mengadopsinya.
  • Kebutuhan akan tools pengembangan perangkat lunak dalam mendukung proses.
Sebuah proses adalah siapa yang melakukan apa, kapan dan bagaimana mencapai tujuannya. Pada perekayasaan perangkat lunak tujuannya adalah membangun suatu perangkat lunak atau meningkat menjadi lebih dari satu.
Rational Unified Process juga merupakan sebuah petunjuk bagaimana secara efektif dalam penggunaan UML (Unified Modeling Language). Telah banyak organisasi yang lambat laun menjadi sadar bahwa begitu pentingnya perencanaan dan dokumentasi yang baik untuk proses pengembangan perangkat lunak demi keberhasilan proyek perangkat lunaknya. Mereka pun membagi pengetahuan dan membaginya kepada pengembangan. Menurut Lee Osterwei: proses perangkat lunak juga termasuk perangkat lunak. Rational Unified Process membagi banyak karakteristik dengan produk perangkat lunak, antara lain :
  • Rational Software mengeluarkan upgrade regular
  • Rational Sofware Process dikirimkan secara online, oleh karena itu sangat cepat untuk berada di tangan pengembang.
  • Rational Unified Process bisa diperbaiki dan dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan organisasi pengembang.
  • Ratioanan Unified Process bisa diintegrasikan dengan tools pengembang software sesuai dengan kebutuhan rasional sehingga pengembang dengan mudah dapat mengakses petunjuk proses sesuai dengan tools pengembang yang digunakannya.

  • Tahap-tahap yang dilakukan Rational Unified Process antara lain tahapan insepsi, elaborasi, konstruksi, transisi.
    1. Insepsi
      • Merupakan tahap awal dari proses Rational Unified Process
      • Menentukan ruang lingkup objek
      • Membuat “business case”
      • Menjawab pertanyaan “apakah yang dikerjakan dapat menciptakaan ‘good business sense’ sehingga proyek dapat dijalankan”
    2. Elaborasi
      • Merupakan tahapan kedua dalam perancangan perangkat lunak.
      • Menganalisa risiko dan berbagai persyaratan.
      • Menetapkan batasan-batasan pada perancangan perangkat lunak.
    3. Konstruksi
      • Tahap ketiga dalam pengimplementasian perancangan perangkat lunak.
      • Melakukan sederatan iterasi.
      • Pada setiap iterasi juga melibatkan proses-proses seperti analisa, desain, implementasi, coding.
    4. Transisi
      • Tahapan terakhir untuk instalasi, deployment, dan sosialisasi perangkat lunak.
      • Melaksanakan apa yang sudah dimodelkan menjadi suatu produk jadi.
      • Dalam tahap ini dilakukan fase seperti:
        • Performance testing
        • Membuat dokumentasi tambahan.
        • Membuat peluncuran produk ke komunitas pengguna.
    the overall architecture of the Rational Unified Process.
    Manfaat Rational Unified Process :
    • Menyediakan petunjuk untuk pengefesian pengembangan dari kualitas perangkat lunak.
    • Mengurangi risiko
    • Menangkap dan menghasilkan latihan terbaik
    • Mempromosilkan kultur dan visi umum.
    • Menyediakan roadmap untuk penggunakan tools bantuan.
    • Memiliki kemampuan yang mengembangkan komponen-komponen yang dapat digunakan kembali untuk pengembangan aplikasi lainnya. [Falitate Raute]
    • Mengatur dan mengontrol semua proses dalam setiap tahapan yang ada sehingga suatu pengembangan perangkat lunak yang kompleks dapat dilakukan dengan aman sesuai dengan harapan pengguna [Manage Complexity]
    • Perubahan yang teralokasi dan masalah dapat dengan mudah terdeteksi sehingga biaya pemeliharaan dapat ditekan sekecil mungkin [Lower Maintenece cost].
    • Tentunya menghasilkan perangkat lunak yang berkualitas karena telah teruji.

    Lebih dari ribuah perusahaan yang menggunakan Rational Unified Process sejak akhir tahun 1999. Ini menunjukan banyaknya manfaat dan kemampuan cocok yang luas dari Rational Unified Process. Contoh perusahaan yang menggunakan Rational Unified Process, antara lain :
    • Bidang telekomunikasi:
    • Ericsson, Alcatel,MCI
    • Bidang tranportasi, aorespace, pertahanan:
    • British Aorespace
    • Manufaktur
    • Xerox, Volvo, Intel
    • Keuangan
    • Visa, Schwab
    • Dan lain-lain

    source: http://blog.unsri.ac.id/aswin/ooad/rational-unified-process/mrdetail/161/
    Posted on by Handi Priyono in