Thursday, November 03, 2011

Ingat MATI

hehe, tadi barusan baca artikel mengenai kematian, sakaratul maut,, ternyata saya langsung tergerak untuk berbagi artikel yang telah saya baca,,, agar semua sobat ingat mati,,
sungguh memang hal ini adalah hal yang paling ditakuti oleh semua orang,, yaitu kematian...
silahkan sobat muslim baca artikel dibawah ini:

Imam Ghazali mengutip atsal Al Hasan :
Demi Allah seandainya jenazah yang kalian tangisi bisa bicara sekejap saja, lalu menceritakan pengalaman sakaratul mautnya pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri.

Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an
1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia, walaupun kita menghindari resiko-resiko kematian.
Allah swt. berfirman, “katakanlah, sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu,keluar juga ke tempat mereka terbunuh...”(QS. Ali Imran : 154)
2. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia berlindung di balik benteng yang kokoh dan di balik canggihnya ilmu kedkteran serta ratusan dokter terbaik yang ada di dunia ini.
Alah swt. berfirman, “dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh...” (QS. Annisa:78)
3. Kematian akan mengejar siapapun walau ia menghindar.
Allah swt. berfirman, “katakanlah, sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada Allah... “ (QS.Al Jumu’ah : 8).
4.Kematian datang secara tiba-tiba.
Allah swt. berfirman, “sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nyalah pengetahuan tentang hari kiamat dan Dialah yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada di dalam rahim dan tiada seorang pun yang mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakanNya besok.. “(QS. Lukman : 34)
5. Kematian telah ditentukan waktunya, tak dapt ditunda-tunda atau dipercepat.
Allah swt. berfirman, “Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila datang waktu kematian..”(QS.Almunafiqun : 11)

Dahsyatnya Rasa Sakit Sakaratul Maut
Nabi saw. bersabda, “sakaratul maut itu sama sakitnya dengan tusukan 300 pedang.” (HR. Tirmidzi)
Nabi saw. bersabda, “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon yang penuh duri, yang menancap pada selembar kain sutera. Apakah batang pohon itu dapat terambil tanpa membawa serta potongan kain sutera yang sobek?” (HR.Bukhari)

Atsar (pendapat) sahabat Rasulullah saw.
Ka’ab Al-ahbar berpendapat :
Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang ditancapkan kedalam perut seseorang, lalu seorang lelaki menarik sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa.
Imam Ghazali berpendapat :
Rasa sakit yang dirasakan ketika sakaratul maut menghujam jiwa, dan menyebar keseluruh anggota tubuh, sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan tubuhnya ditarik-tarik dan dicerabuti dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian dari setiap akar rambut, kulit kepala hingga kaki.
Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda bagi setiap orang, dan tak dapat dihitung dalam ukuran detik waktu dunia seperti kita menyaksikan detik-detik kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak islam sekuler yang mengalami sakaratul maut selama 6 bulan, walaupun menurut hitungan waktu dunia hanya beberapa detik saja. Itu menurut pengakuan salah seorang keturunannya melalui sebuah mimpinya.

Sakaratul Maut Orang-Orang Muslim
Imam Ghazali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan nabi Ibrahim as. yang ingin melihat wajah Malaikat maut ketika mencabut nyawa orang dzalim, Allah pun menggambarkan perupaan Malaikat maut sebagai orang ynag bertubuh hitam legam, berambut lurus, berbau busuk, mempunyai dua mata, satu di depan dan satu di belakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika Ibrahim melihatnya, ia pun pingsan tak sadarkan diri, setelah ia sadar, ia pun mengatakan bahwa melihat Malaikat maut sudah cukup untuk balasan bagi seorang pelaku kejahatan, sebagai ganjaran hukuman kejahatnnya, padahal hukuman Allah di akhirat lebih dahdyat dari itu.
Kisah ini menggambarkan bahwa Malaikat maut saja sudah menakutkan, apalagi ketika Malaikat maut itu menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentakan tubuh kita agar roh lepas dari tubuh kita, bagaikan mencabut akar serabut baja dari tanah yang terbuat dari timah keras.
Itulah wajah Malaikat maut yang akan mendatangi kita kelak dan mencabut roh dari tubuh, wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi, maka kita tidak akan menemukan kegemiraan dan takkan tertawa lagi sepanjang sisa hidup kita.
Allah swt. berfirman, “Alangkah sekiranya kamu melihat orang-orang dzalim berada dalam tekanan sakaratul maut, sedang para Malaikat memukul dengan tangannya, sambil berkata : keluarkanlah nyawamu...” (Sampai akhir ayat QS. Al-an’am : 93)
Ketika sakaratul maut hampir selesai dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasadnya, maka tibalah saatnya Malaikat maut mengabarkan rumahnya di akhirat kelak.
Nabi saw. bersabda , “Tak seorangpun diantara kalian yang meninggalkan dunia ini, kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka.”

Sakaratul Maut Orang-Orang Bertaqwa
Sebaliknya, Imam Ghazali mengatakan bahwa orang berian akan melihat Malaikatmaut sebagai pemuda yang berwajah tampan, mengenakan pakaian yang indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum. (Lihat QS. An-nahl : 30-32).
Dan saat akhir sakaratul mautnya, Malaikat maut akan memperlihatkan surga yang akan menjadi tempatnya di akhirat, dan akhirnya berkata : berkatalah wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu.


source: http://blognya-dian.blogspot.com/2011/04/apabila-maut-menjemput.html
Posted on by Handi Priyono in